Wabup Buka Kegiatan Rembuk Stunting

   
Berita/News    2022-07-26  13:24:36

gambar

Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe senin 25 Juli 2022, menghadiri kegiatan pelaksanaan Rembuk Stunting yang berlangsung di Hotel Neo Aston .

Wabup dalam arahannya mengatakan bahwa harus ada kerjasama yang baik Pemerintah hingga ke Desa dan Puskesmas demi menyelesaikan persoalan Stunting. ‘Saya berharap agar kita bisa menyelesaikan permasalahan Stunting di Kab. Kupang” tidak hanya itu, Wabup Jerry juga menjelaskan bahwa Rembuk Stunting ini di lakukan untuk memastikan pelaksanaan rencana kegiatan intervensi pencegahan dan penurunan Stunting antara Stakeholder yang terlibat baik Pemerintah , LSM maupun Masyarakat.

Hal ini penting karena terbukti hanya melalui kolaborasi dan inovasi multisektor, angka Stunting di Kab. Kupang menurun dari 41,40% di tahun 2018 menjadi 22,3% di tahun 2021. Untuk itu kata Wabup saya ingin menyampaikan apresiasi kepada kita semua yang telah melakukan intervensi terpadu secara spesifik maupun sensitif.

Ia melanjutkan rembuk stunting ini akan dipresentasikan hasil analisa situasi dan rancangan rencana kegiatan intervensi penurunan stunting. Serta narasikan komitmen Pemda dan menyepakati rencana kegiatan Stunting cara holistik sekaligus membangun komitmen publik, penurunan prevalensi stunting di Kabupaten Kupang.

Wabup menjelaskan, dengan dialokasikannya anggaran sebesar Rp.159.820.750 ini wajib menyelesaikan 2 pekerjaan rumah yakni dokumen komitmen penurunan prevalensi stunting ditandatangani oleh Kepala Daerah, pihak Legislatif, Pimpinan OPD, NGO, kepala desa dan masyarakat. Disamping itu agar rencana kegiatan intervensi gizi terintegrasi penurunan stunting sesuai komitmen yang telah ditandatangani tersebut ditindaklanjuti melalui penganggaran dalam rencana kerja masing-masing OPD tahun berikutnya.

Data pengukuran bayi dan anak usia 1000 hari pertama di Kabupaten Kupang pada bulan Februari Tahun 2022 mencatat bahwa terdapat 7.207 yang menderita stunting atau 24,14 % . Angka ini meningkat dari pengukuran Agustus 2021, di mana terdapat hanya 6.674 balita atau 22,3% dari jumlah bayi stunting di Kabupaten Kupang.

Selanjutnya, Wabup Jerry juga menyampaikan bahwa sesuai hasil kesimpulan rapat kerja II percepatan penurunan stunting fungsi NTT yang dilaksanakan pada minggu I bulan Juli di Waingapu mengamanatkan kita khususnya para tenaga kesehatan untuk secara serempak di bulan Agustus ini melakukan penimbangan dengan alat timbang berstandar bagi seluruh bayi dan balita di seluruh Posyandu di Kabupaten Kupang. "Inilah komitmen yang telah kita sepakati bersama dan harus kita penuhi"kata Wabup Jerry Manafe.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Perwakilan Polres Kupang Yulius Lau sebagai Kabag OPS, Perwakilan Dandim 1604 Kupang, Pimpinan OPD, Para Camat, Pimpinan NGO, Para Kades dan Kapus Sekab Kupang.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama Rembuk Stunting dengan pihak terkait.

 

Sumber: Dinas Kominfo Kab. Kupang